Skip to main content

Posts

BENARKAH WALISONGO KETURUNAN MUSLIM CHINA

Recent posts

Persiapan LPDP

Saya sadar, jika tulisan ini tidak serius amat, sehingga pembaca tidak perlu serius juga membaca, apalagi memahaminya.  Tulisan ini tidak seperti biasanya, saya menuliskan sebenarnya tidak bermaksud apa apa, melainkan sekadar catatan perjalanan saja, sejak saya bertemu dengan salah seorang yang pernah menempuh pendidikan tinggi di Australia. Awalnya saya mau menuliskan kiat-kiat lolos seleksi SECHOLARSHIP dengan mudah. Tetapi karena waktunya sedang ngopi bareng teman, sehingga saya bermaksud menuliskannya di lain waktu saja. InsyaAllah. Yang penting, ada beberapa hal yang mau saya bincangkan di sini. Seperti, pentingnya mempersiapkan TOEFL dan Ielts. Intinya, dengan nilai kedua sertifikat tersebut, urusan hidup di negara orang don't worry!  Kamu dijamin hidup.  Next di termin selanjutnya. InsyaAllah. 

Resensi Times Indonesia (Kids zaman Now)

 Kids Zaman Now, Tasawuf dan Islam Yang Ramah Judul: Kids  Zaman Now, Menemukan Kembali Islam Penulis: Dr. Muhammad Nursamad Kamba Penerbit: Pustaka Iman Tebal: 304 halaman ISBN: 978-602-8648-28-8 Bertasawuf dalam kehidupan manusia kekinian masih terlihat sangat minim. Seakan-akan implementasi nilai-nilai tasawuf kurang begitu diperhatikan. Sejatinya Islam dan tasawuf adalah merupakan satu kesatuan yang tak dapat terpisahkan. Menurut penulis tasawuf dan Islam merupakan sesuatu yang saling menyatu. Keduanya menyatu dan menunggal, tidak bisa dibedakan mana akar mana cabang. Tasawuf menjadi pondasi dan prinsip dalam  Islam. Demikian mengutip pernyataan Prof. Dr. Husain Mu'nis dalam bukunya Dustur Umat Islam: Dirasat Fi Ushul al-Hukm wa al-Thabi'atihi wa Ghayatihi 'Inda al-Muslimin. Itu artinya, bahwa Islam hadir bersamaan dengan itu pula pendidikan tasawuf.  Dalam hal ini, Islam tidak hanya berisi tentang seperangkat indoktrinasi dan teologis, akan tetapi jauh lebih pen...

Cara Capat Menyusun Tugas Akhir; Skripsi, Tesis dan Disertasi

Judul: Metodologi Penelitian Kuantitatif Penulis: Prof. Fred L. Benu dan Prof. Agus S. Benu Penerbit: Prenadamedia Cetakan: Pertama September 2019 Tebal: xii + 358 halaman ISBN: 978-623-218-255-4 Oleh: Ashimuddin Musa Mahasiswa semester akhir pasti akan melakukan penelitian sebagai pemenuhan tugas akhir. Tidak sedikit dari mereka terkadang merasa kesulitan dalam menyusun laporan akhir tersebut. Di satu sisi karena minimnya bahan literasi mereka.  Di sisi lain, karena dalam menulis tugas akhir ini ada langkah-langkah konkret yang harus diperhatikan agar mereka bisa menyelessaikan tugas akhirnya dengan sempurna. Buku ini berisikan tentang beberapa informasi berkenaan dengan pembahasan metodologi penelitian. Metodologi penelitian ini adalah sebuah jalan untuk menuju puncak (objek aatau sasaran yang dituju) penelitian.  Untuk menuju puncak  ada banyak jalan yang membingnungkan, sehingga melalui jalan-jalan ini para peneliti harus melewatinya. Jalan-jalan dim...

Lebih Mengenal Sang Hujjatul Islam, Imam Ghazali

Judul Buku: Biografi Imam Al-Ghazali Penulis: Dr. Izzudin Ismail Penerbit: PT Qaf Media Kreativa Cetakan: 1, Oktober 2019 Tebal: 197 ISBN: 978-602-5547-61-4 Oleh: ASHIMUDDIN MUSA Dunia Islam tidak melulu berisi doktrin dan teologi, yang merangkum ensiklopedi perang, melainkan tentang sebuah prestasi. Hal tersebut tentu merupakan sebuah keberhasilan luar biasa dalam sejarah umat Islam. Keberhasilan dimaksud adalah merubah senjata pedang menjadi senjata pena. Secara historis, perjuangan bangsa Arab, untuk memerdekakan bangsanya, pada dasarnya bukanlah perjuangan dalam bentuk kekerasan. Seperti yang kita yakini, Islam mengajarkan pemeluknya urgensinya sikap ramah. Baik terhadap sesama muslim maupun antar sesama. Jika ada sekelompok orang yang mengaku muslim namun dalam kesehariannya masih tampak kasar pada sesamanya, sejatinya keimanannya masih perlu dipertanyakan. Sudah banyak yang membuktikan bahwa perang tidak dapat memecahkan masalah, mampu membebaskan manusia dari jer...

Menelusuri Rahasia dan Mempelajari di Balik Rahasia

Islam adalah agama yang turun dari langit--sebuah istilah bukan berarti menganggap Allah SWT mempunyai tempat. Di dalamnya terkandung ajaran-ajaran normatif yang harus diketahui pemeluknya untuk mengantarnya pada pemahaman yang sempurna. Islam memiliki kedalaman makna. Tiap orang dibekali akal tujuannya untuk menalar setiap pesan dari tiap-tiap ayat dalam Alquran dan Hadis. Keduanya ini diposisikan sebagai sumber otoritatif Islam, karenanya keduanya dipercaya sebagai landasan normatif hukum Islam. Sebagai Alquran yang teksnya statis maka, seiring pergeseran zaman, ia harus selalu diusahakan dikontekstualisasikan. Manusia yang memiliki peran sebagai Khalifah, dengan pemahamannya yang dinamis, tentu saja sulit untuk menunjukkan bahwa ia telah benar-benar objektif dalam mengutarakan hukum. Sehingga, untaian kata-kata belum bisa kita kategorikan sebagai sesuatu yang normatif dan karenanya wajib diikuti. Setidaknya kita jangan sampai berharap bahwa untaian kata-kata dari tiap-tiap ...

MEMBUMIKAN AL-QURAN TERHADAP MASYARAKAT MILLENIAL

Resensi dimuat kabar madura Alquran adalah kitab suci yang diturunkan Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw melalui pelantara malaikat Jibril. Ia berisikan risalah ilahiah. Melalui kitab ini, Nabi Muhammad mengajarkan kepada umatnya mengenai risalah ilahiah ini agar dengannya umat Islam khususnya dapat mengambil pelajaran dari kitab sucinya. Sebagai kitab suci yang berisikan kalam Tuhan tentu saja umat Islam dan semua elemin manusia tidaklah dengan mudah akan mampu mempelajari dan memahaminya. Sehingga butuh peran serta kehadiran guru untuk mengajarkannya, baik melalui pembacaan secara literal atau menjelaskan substansi kandungan ayat-ayat Alquran. Dengan demikian, maka Nabi Muhammad inilah kemudian dipilih oleh Allah Swt untuk mewakili-Nya menyampaikan (tabligh) risalah-risalah-Nya ini kepada seluruh umat manusia ini. Semasa hidup Rasulullah, tidak sedikit dari kalangan umat Islam telah belajar langsung kepadanya. Mereka inilah disebut sebagai para sahabat Nabi. Selanjutnya, Is...

Kebersamaan Itu Indah, lho.

Hakikat manusia terlahir fitrah. Mereka diciptakan oleh Allah SWT untuk mengabdi. Berkenaan dengan mengabdi, Allah mengajarkan manusia agar menempuh dua cara: pertama, hubukan vertikal, seperti melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya; kedua, hubungan horizontal (antar sesama hamba), seperti gotong royong, ramah dan dermawan dan lain-lain. Fitrah manusia terkadang melemah diakibatkan oleh lingkungan dimana mereka tinggal. Ada yang mengatakan, pendidikan terbaik adalah pendidikan keluarga. Ketika keluarga telah berhasil mendidik keluarga --dlm hal ini anak--dengan baik besar harapan anak akan terbentuk dengan baik. Begitupun sebaliknya. Selain keluarga, teman sekitar. Akibat pergaulan menyebabkan --bisa jadi-- malapetaka. Perubahan secara dinamis kemungkinan terjadi. Akhlak terkikis. Ketika ini terjadi jangan salahkan anak-anaknya. Arek-arek (sebutan lain dari anak-anak) Prang Alas memiliki cara berbeda mengantisipasi dekadensi moral ini. Kebersamaan adalah cara...

Jadikan Buku Sebagai Kawan Kita

Buku bagian tak terpisahkan. Umumnya, buku seringkali dianaktirikan. Bagi kebanyakan orang, membaca buku adalah menjenuhkan. Tetapi tidak demikian bagi saya, buku memberikan spirit dan memerdekakan. Banyak orang yang meresa merdeka padahal dirinya sedang dijajah. Karena belum merdeka maka ruang gerak mereka tetap sempit. Bukan dijajah dalam kontek negara, tapi yang menjajah mereka adalah kebodohan. Banyak orang selalu merasa resah, menganggap orang lain salah sementara dirinya merasa benar. Perang saudara selalu hidup. Mereka tidak maju-maju seperti negara lain yang tiap hari memikirkan kemajuan, dengan menyusun teori kemudian mereka kembangkan menjadi ilmu pengetahuan, lalu mereka sumbangkan kepada dunia. Sementara kita sebagai konsumen. Disebabkan cara berfikir kita yang selalu dipersempit oleh kebodohan itu kita bukan memikirkan bagaimana cara kita berubah, tetapi dengan apa mereka bisa kalah. Orang yang kesehari-hariannya selalu bersama buku maka dia tidak mudah menjadikan sia...